Teori terbentuknya tata surya


download 105.08 Kb.
jenengTeori terbentuknya tata surya
Kaca1/3
KoleksiDokumen
a.kabeh-ngerti.com > Astronomi > Dokumen
  1   2   3
MAKALAH ILMU ALAMIAH DASAR

TATA SURYA

DEVI YULIANTY

3215076838
PENDIDIKAN FISIKA NON REGULER 2007


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN LAM

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2010

TEORI TERBENTUKNYA TATA SURYA


TEORI KABUT

Teori Kabut disebut juga Teori Nebula.Teori tersebut dikemukakan oleh Immanuel Kart dan Simon de Laplace.Menurut teori ini mula-mula ada sebuah nebula yang baur dan hampir bulat yang berotasi dengan kecepatan sangat lambat sehingga mulai menyusut.Akibatnya terbentuklah sebuah cakram datar bagian tengahnya.penyusutan berlanjut dan terbentuk matahari di pusat cakram.Cakram berotasi lebih cepat sehinggabagian tepi-tepi cakram terlepas membentuk gelang-gelang bahan.Kemudian bahan dalam gelang-gelang memadat menjadi planet-planet yang berevolusi mengitari Matahari.

TEORI PLANETESIMAL


Teori Planetesimal dikemukakan oleh T.C Chamberlein dan F.R Moulton.Menurut teori ini,Matahari sebelumnya telah ada sebagai salah satu dari bintang-bintang yang banyak di langit.Suatu ketika bintang berpapasan dengan Matahari dalam jarak yang dekat.Karena jarak yang dekat, tarikan gravitasi bintang yang lewat sebagian bahan dari Matahari(mirip lidah raksasa) tertarik ke arah bintaang tersebut.Saat bintang menjauh, lidah raksasa itu sebagian jatuh ke Matahari dan sebagian lagi terhambur menjadi gumpalan kecil atau planetesimal.Planetesimal-planetesimal melayang di angkasa dalam orbit mengitari Matahari.Dengan tumbukan dan tarikan gravitasi, planetesimal besar menyapu yang lebih kecil dan akhirnya menjadi planet.

TEORI BINTANG KEMBAR


Menurut Teori Bintang Kembar, dahulu Matahari merupakan bintang kembar kemudian bintang kembarannya meledak menjadi kepingan-kepingan.Karena pengaruh gaya gravitasi bintang yang tidak meledak(Matahari), maka kepingan-kepingan itu bergerak mengitari bintang tersebut dan menjadi planet-planet.

TEORI PASANG SURUT


Teori Pasang Surut pertama kali disampaikan oleh Buffon.Buffon menyatakan bahwa tata surya berasal dari materi Matahari yang terlempar akibat bertumbukan dengan sebuah komet.

Teori pasang surut yang disampaikan Buffon kemudian diperbaiki oleh Sir James Jeans dan Harold Jeffreys.Mereka berpendapat bahwa tata surya terbentuk oleh efek pasang gas-gas Matahari akibat gaya gravitasi bintang besar yang melintasi Matahari.Gas-gas tersebut terlepas dan kemudian mengelilingi Matahari.Gas-gas panas tersebut kemudian berubah menjadi bola-bola cair dan secara berlahan mendingin serta membentuk lapisan keras menjadi planet-planet dan satelit.

TEORI AWAN DEBU (PROTO PLANET)


Teori ini dikemukakan oleh Carl von Weizsaecker kemudian disempurnakan oleh Gerard P.Kuiper pada tahun 1950.Teori proto planet menyatakan bahwa tata surya terbentuk oleh gumpalan awan gas dan yang jumlahnya sangat banyak.Suatu gumpalan mengalami pemampatan dan menarik partikel-partikel debu membentuk gumpalan bola.Pada saat itulah terjadi pilinan yang membuat gumpalan bola menjadi pipih menyerupai cakram (tebal bagian tengah dan pipih di bagian tepi).Karena bagian tengah berpilin lambat mengakibatkan terjadi tekanan yang menimbulkan panas dan cahaya(Matahari).Bagian tepi cakram berpilin lebih cepat sehingga terpecah menjadi gumpalan yang lebih kecil.Gumpalan itu kemudian membeku menjadi planet dan satelit.
Matahari sebagai Pusat Tata Surya

Pada awalnya, bangsa Yunani dan orang-orang abad pertengahan berpegangan pada teori geosentris yakni teori yang menganggap bahwa bumi sebagai pusat alam semesta berada dalam keadaan diam dan planet-planet bergerak mengitarinya. Akhirnya oleh Nicolaus Copernicus menyatakan teori heliosentris yang menyatakan bahwa planet-planet termasuk bumi bergerak mengitari matahari. Jarak sejauh ini dinamakan satu satuan astronomi.

Susunan Matahari

Susunan matahari terdiri atas empat lapisan yaitu inti, fotosfer, kromosfer dan korona

REVOLUSI BUMI

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Pengaruh revolusi bumi yaitu terjadinya pergantian musim sepanjang tahun, perubahan lamanya siang dan malam, adanya gerak semu matahari dan terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari bulan ke bulan.

ROTASI BUMI

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Pengaruh rotasi bumi adalah terjadinya gerak semu harian (matahari dan benda-benda langit diam, bumilah yang bergerak dari barat ke timur), adanya perbedaan waktu dari tempat yang berbeda derajat bujurnya, pergantian siang dan malam, penggembungan di khatulistiwa dan pemempatan di kedua kutub bumi.
GERHANA BULAN

Gerhana terjadi ketika bulan memasuki bayangan bumi dan bumi berada di antara matahari dan bulan.Akibatnya bulan tidak menerima cahaya dari matahari sehingga bulan tidak terlihat oleh pengamat di bumi. Gerhana bulan dapat terjadi selama 6 jam dan gerhana bulan total hanya kira-kira 1 jam 40 menit.

GERHANA MATAHARI

Gerhana matahari terjadi ketika bayangan bulan bergerak menutupi permukaan bumi. Bulan berada di antara matahari dan bumi yang terjadi pada saat fase bulan baru.
Tahun Kabisat adalah tahun yang angka tahunnya habis dibagi 4 dan hanya tahun abad yang angkanya habis dibagi 400.

RASI BINTANG

Rasi ialah suatu kelompok bintang tertentu yang diberi nama dan ada tempatnya sendiri di langit. Sejak dahulu kala, manusia menamakan kelompok bintang dengan nama binatang atau tokoh legenda. Sudah sejak tahun 3000 S.M bangsa Kaldea yang menempati tepi Sungai Tigris dan Efrat telah memberi nama beberapa rasi di antaranya :

Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius dan Capricornus.

Bangsa Yunani menambahkan beberapa nama pada rasi itu, biasanya nama tokoh atau binatang dalam mitologi Yunani.Kini I.A.U ( International Astronomical Union atau Persatuan Astronomi Internasional) telah menetapkan 88 rasi yang diakui di seluruh dunia.
DEFINISI

Suatu rasi bintang atau konstelasi adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus. Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan bintang yang kita amati tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langit malam. Manusia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh masyarakat tapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.

Pengelompokan bintang-bintang menjadi rasi bintang sebenarnya cukup acak, dan kebudayaan yang berbeda akan memiliki rasi bintang yang berbeda pula, sekalipun beberapa yang sangat mudah dikenali biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.
Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.
Beragam pola-pola lainnya yang tidak resmi telah ada bersama-sama dengan rasi bintang dan disebut asterisma, seperti Bajak (juga dikenal di Amerika Serikat sebagai Big Dipper) dan Little Dipper

KARAKTERISTIK

Ahli astronomi zaman dahulu yang bernama Ptolemeus mengelompokkan bintang menurut kecemerlangannya.Bintang paling cemerlang disebut bintang jenis magnitudo pertama.Bintang yang hampir tidak tampak oleh mata telanjang dinamakan bintang jenis magnitudo keenam.Bintang yang kecemerlangannya di antara kelompokkan menurut urutan yakni, bintang magnitudo kedua, ketiga, keempat dan kelima.Menurut skala modern, beda kecemerlangan suatu kelas magnitudo satu dengan lainnya ialah 2,5 kali.Ini berarti bahwa bintang jenis magnitudo pertama kira-kira 100 kali kecemerlangan bintang jenis magnitudo keenam.Bintang yang lebih cemrlang dari magnitudo pertama diberi tanda minus.

Di antara rasi paling cemerlang di langit utara ialah Ursa Mayor (Beruang Besar) dengan Bintang Tujuh dan Ursa Minor (Beruang Kecil) dengan bintang Utaranya.Bintang Utara yang bermagnitudo kedua hampir tepat di atas kutub utara dan dipakai pelaut sebagai penunjuk arah utara.

Bintang Tujuh ialah kelompok tujuh bintang yang tersusun dalam bentuk gayung air.Dua bintang terang di kedua tepi Bima Sakti ialah Vega di daerah rasi Lyra dan Altair di daerah rasi Aquila (Garuda).Rasi lain yang nampak di langit utara ialah Pegasus,Hercules, Bootes dan Leo.

Di Langit Selatan, Crux (Salib Selatan) ialah rasi kecil, tetapi cemerlang.Rasi tiga bintang jenis magnitudo pertama dan tiga bintang jenis magnitudo ketiga ini berbentuk salib indah pada Bima Sakti.Oleh karena letak Crux berdekatan dengan Kutub Selatan, maka jarang tampak dari negeri-negeri belahan Bumi Utara.

Rasi yang berada di dekat Crux ialah Centaurus.Rasi lain di langit Selatan ialah Pavo, Telescopium, Hydra dan Carine.Sirius, bintang paling cemerlang terletak di rasi Canis Mayor (Anjing Besar).Bintang ini bersinar putih kebiruan dan magnitudonya -1,4.Canopus bintang cemerlang kedua bermagnitudo -0,9.

DAFTAR RASI BINTANG

Pada sidang umumnya yang pertama tahun 1922, Persatuan Astronomi Internasional (IAU) secara resmi mengadopsi daftar modern 88 rasi. Dalam sidang umum tersebut diputuskan juga penggunaan secara eksklusif nama latin dan singkatan dengan tiga huruf dalam penyebutannya. Eugène Delporte kemudian ditunjuk untuk mendefinisikan batas-batas yang tegas untuk tiap rasi, sehingga setiap titik di langit pasti berada dalam wilayah satu rasi, dan tidak mungkin tumpang tindih dengan rasi yang lain.

Sebenarnya istilah rasi lebih tepat digunakan untuk mendefinisikan suatu daerah tertentu pada bola langit, namun istilah itu sudah digunakan secara luas untuk menyebut sebuah pola susunan bintang yang dikandung oleh daerah tersebut.

Mitologi Yunani adalah kumpulan legenda Yunani tentang dewa-dewi Yunani serta para Pahlawan-pahlawan yang berawal dan tersebar melalui tradisi lisan. Para dewa-dewi ini pun digambarkan seperti manusia dan terdapat humanisasi dari setiap sifat dan karakternya. Para dewa-dewi biasanya turun ke bumi untuk membantu manusia dan mereka memperistri atau mempersuami manusia, sehingga anak dari keturunan mereka disebut sebagai pahlawan. Dalam perkembangannya, manusia Yunani memiliki kemampuan untuk mengamati fenomena langit dan mengenali pola bintang-bintang dan mengelompokkannya menjadi sebuah rasi bintang. Tentu saja penamaan rasi bintang juga berkaitan dengan nama-nama dewa-dewi dan pahlawan (anak persenyawaan dewa dan manusia) Yunani. Mereka melihat titik-titik bintang yang berdekatan mempunyai pola dan membentuk gambar yang mirip dengan dewa-dewi mereka. Seperti halnya rasi bintang, planet-planet pun juga memiliki nama seperti nama dewa-dewi Yunani.

Pada zaman Yunani kuno, nama planet dinamakan dengan nama dewa-dewi Yunani. Barangkali hal ini dianggap sebagai penghargaan yang tinggi orang-orang Yunani terhadap dewa-dewi mereka yang konon menguasai langit. Seperti yang sudah masyarakat dunia kenal, planet-plenet tersebut adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, Uranus dan Pluto (dewasa ini Pluto tidak dianggap sebagai planet oleh para astronom). Nama Yunani atas planet-planet tersebut adalah (dengan urutan yang sama) Hermes, Aphrodite, Gaia, Ares, Zeus, Kronos, Uranos, Poseidon, dan Pluton. Dewa-dewi tersebut merupakan dewa-dewi utama dalam mitologi Yunani. Dewa Zeus yang dianggap sebagai dewa tertinggi dan merupakan pimpinan para dewa, disamakan dengan planet Jupiter. Penamaan ini dilihat Jupiter yang mempunyai ukuran paling besar di antara planet-planet yang lain. Oleh karena itu, wajar saja jika planet ini bernama Zeus. Sedangkan matahari dinamai Helios (dewa matahari) dan Bulan dinamai Selene/ Artemis (dewi perburuan)

Rasi bintang yang paling besar adalah Orion. Rasi bintang ini mudah dikenali dan terlihat di seluruh belahan dunia kerena rasi bintang ini terdiri dari bintang-bintang yang terang. Di sebelah rasi bintang Orion terdapat sungai Eridanus dengan dua anjing pemburunya, yakni Canis Major (anjing besar) dan Canis Minor (anjing kecil)melawan Taurus, sang kerbau. Buruan lainnya seperti Lepus, si kelinci, juga ada di dekatnya. Rasi bintang Orion sangat bermanfaat dalam menentukan letak bintang-bintang lain.

Dalam mitologi Yunani, Orion dikisahkan sebagai sang pemburu yang berpedang dan bersabuk. Dia mempunyai seekor anjing bernama Sirius. Dalam salah satu versi, Orion menganggap dirinya sebagai pemburu terbesar di dunia. Hal ini terdengar oleh Hera, istri Zeuus dan dia memutuskan untuk mengirim kalajengking pada Orion. Orion pun disengat hingga mati oleh kalajengking itu. Zeus menyesali hal ini dan menempatkan Orion di langit. Kalajengking itu pun juga ditempatkan di langit, sebagai rasi bintang Scorpius, yang kini dikenal sebagai salah satu zodiak. Dalam astrologi barat rasi ini juga dikenal sebagai "Scorpio". Rasi ini berada di antara Libra di sebelah barat dan Sagitarius di sebelah timur. Rasi ini adalah suatu rasi besar yang terletak di belahan selatan dekat pusat Bima Sakti. Dalam salah satu versi pula, Orion dikisahkan mati karena dibunuh oleh Artemis (dewi perburuan/rimba) yang menaruh hati padanya.

Rasi bintang lainnya adalah Capricornus. Capricornus adalah salah satu dari rasi bintang zodiak juga, biasanya dikenal sebagai Capricorn Rasi ini dilambangkan dengan kambing bertanduk. Oleh karena itu orang yang berzodiak Capricorn ini konon suka “menyeruduk” orang-orang di sekitarnya. Rasi bintang lainnya yaitu Aries yang digambarkan seperti domba dan Hercules yang merupakan nama romawi dari Heracles. Heracles merupakan pahlawan. Hidupnya penuh dengan penderitaan. Namun, dia menjadi sangat termashur ketika dia sudah menyelesaikan dua belas tugas yang diberikan dewa Olimpus terhadapnya.

Andromeda, yang dikenal sebagai sebuah galaksi, juga merupakan nama sebuah rasi bintang. Rasi bintang ini dogambarkan sebagai putri yang bernama Andromeda. Rasi bintang ini terletak di langit utara dekat dengan Pegasus. Rasi ini cukup panjang dan redup, serta membentuk huruf "A". Dalam suatu versi, Andromeda digambarkan sebagai putri yang perkasa dan berani. Pegasus merupakan rasi bintang yang dilambangkan dengan kuda terbang. Pegasus merupakan anak dari Poseidon (Neptunus) dan Medusa. Pegasus dilahirkan melalui kepala medusa yang dipenggal oleh Perseus Ketika kepala Medusa dipenggal, keluarlah Krisaor (raksasa) dan Pegasus sebagai kuda bersayap yang hidup abadi. Perseus yang merupakan anak Zeus dengan manusia juga terdapat dalam rasi bintang di belahan utara.

  1   2   3

Share ing jaringan sosial


Similar:

Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya

Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya

Alam semesta dan tata surya

Banyak Tata Surya Lain di Alam Semesta

Tata Surya Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Menganalisa sejarah pembentukan bumi, tata surya dan jagat raya

Tata Surya (kosmografi) Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Matahari atau juga disebut Surya (dari nama Dewa Surya ± Dewa Matahari...

Teori merupakan abstraksi dari realitas. Oleh karena itu, posisi...

2d dasar Teori Penentuan Posisi Horisontal 2 asar teori penentuan posisi dengan gps

Astronomi


Nalika Nyalin materi nyedhiyani link © 2000-2017
kontak
a.kabeh-ngerti.com
.. Home