Evaluasi program kerja tahunan sma insan cendekia al muslim


download 188.13 Kb.
jenengEvaluasi program kerja tahunan sma insan cendekia al muslim
Kaca1/3
KoleksiDokumen
a.kabeh-ngerti.com > Astronomi > Dokumen
  1   2   3
EVALUASI PROGRAM KERJA TAHUNAN SMA INSAN CENDEKIA AL MUSLIM

TAHUN PELAJARAN 2010-2011

NO

BIDANG KEGIATAN DAN PROGRAM

TARGET/TUJUAN

HASIL YANG DICAPAI

KENDALA

A

SEMESTER GASAL (JULI DESEMBER 2010)










1.

a.

b.

c.
d.
e.
f.


Kurikulum dan Standar isi

Penyusunan kurikulum KTSP sekolah

Melengkapi administrasi KBM guru (silabus, RPP, buku nilai, buku absen, buku kaji tindak RPP, buku monitoring KBM)

Mengintegrasikan muatan Imtaq/akhlak dalam Kurikulum

Mengintegrasikan muatan ledership dalam kurikulum

Mengembangkan kurikukulum berbasis TIK

Mengintegrasikan muatan GE dalam kurikulum (silabus dan RPP)





  1. Sekolah Memiliki Dokumen KTSP

  2. Administrasi KBM guru lengkap

  3. Guru mengintegrasikan muatan Imtaq, LS, dan GE dalam KBM dan RPP

  4. Guru menyusun media KBM berbasis TIK (power point, hand out dan modul)







  1. Dukumen KTSP telah tersusun dengan baik lengkap dengan analisis kontek sesuai dengan prosedur penyususnan KTSP Diknas

  2. 100% guru memiliki administrasi lengkap namun masih 5% yang penyelesaiannya kurang tepat waktu

  3. 95% guru telah memasukkan muatan imtaq, LS, GE dalam RPP namun pelaksanaan dikelas belum optimal

  4. 100% guru telah menggunakan LCD dan OHP sebagai alat dan media pembelajaran

  5. 90% guru telah menyusun power point dan media belajar TIK tapi belum menyusun modul




  1. Waktu luang yang kurang

  2. Keterampilan dalam menyusun analisis kontek kurang

  3. Waktu yang sangat terbatas/sedikit dan jumlah jam mengajar sangat banyak rata-rata diatas 26 jam

  4. Pengetahuan, keterampilan dan referensi mengenai LS, Imtaq dan GE sangat kurang

  5. Belum memiliki ruang/fasilitas multimedia dan Pusat Sumber Belajar.

2
a.
b.
c.

d.
e.

f.
g.

h.

i.



Proses Kegiatan Pembelajaran (KBM)/Standar Proses

Meningkatkan kemampuan pembelajaran guru yang profesional

Pelaksanaan KBM yang menyenangkan dengan metode yang berfariasi

Optimalisasi media pembelajaran berbasis TIK

Evaluasi/penilaian KBM yang efektif sesuai dengan standar evaluasi

Supervisi dan evalasi KBM berkesinambungan (harian, mingguan, bulanan, mid semester, semester dan tahunan)

Program pembinaan bahasa asing (Inggris) dan B. arab melalui program ekskul, club B. Inggris

Menambah waktu KBM untuk pelajaran MIPA, bahasa Asing, Ekonomi lebih banyak dari standar nasional

Optimalaisasi waktu KBM

Peningkatan disiplin siswa dan guru

Optimalisasi penggunaan perpustakaan sebagai media pembelajaran






  1. KBM berlangsung dengan baik 80% guru dengan metode dan media yang berfariasi serta menyenangkan bagi pembelajar (siswa), sehingga hasil belajar sangat baik (nilai LHB) lebih besar dari KKM.

  2. Siswa menyukai belajar, siswa termotivasi untuk menggali ilmu pengetahuan dengan banyak mengamati dan membaca

  3. Guru mengoptimalkan sarana KBM berbasis TIK, perpustakaan berupa internet dan komputer dengan membuat media power point atau hand out

  4. Siswa dapat berbahasa inggris aktif melalui kegiatan club B. Inggris

  5. Siswa lebih menguasai, lebih memahami pengetahuan MIPA, ekonomi, B. asing ditunjukkan dengan nilai laporan hasil belajar yang lebih tinggi dibanding dengan KKM dan sekolah lain

  6. Siswa disiplin waktu, shalat dan belajar dengan tepat waktu

  7. Guru menggunakan perpustakaan sebagai Media pembelajaran dan sumber belajar




  1. Sebagian guru (90%) melakukan KBM dengan Metode dan media yang berfariasi namun fariasi pembelajaran belum banyak, sebagian guru (10%) masih dominan dengan metode teacher center/ceramah

  2. 80% Siswa aktif dalam KBM

  3. LHB/Rapor siswa 95% sudah mencapai KKM 70,00

  4. Peningkatan minat baca dan motivasi belajar siswa

  5. Pemanfatan media belajar Laboratorium, OHP, LCD dan komputer dan perpustakaan untuk belajar meningkat

  6. Club B. Inggris terbentuk dan kegiatan Club kurang optimal, sehingga siswa-siswi yang masuk dalam club memiliki kemampuan bahasa inggris yang baik, namun penerapannya dalam keseharian belum optimal, karena guru-guru belum memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif. Kegiatan pembinaan B. asing melalui kegiatan ekskul berjalan dengan baik, namun masih ada siswa kurang sungguh-sungguh dalam mengikuti ekskul B. asing, beberapa kali tidak mengikuti ekskul.

  7. Nilai Rapor masih belum dapat bersaing untuk masuk ke PTN melalui jalur SNMPTN Undangan (jalur prestasi)

  8. Kedisiplinan siswa meningkat : siswa dan guru lebih tepat waktu, pakaian lebih rapi. Namun masih ada beberapa siswa dan guru yang terlambat masuk kelas.

  9. Guru mulai menggunakan perpustakaan sebagai sumber belajar siswa







  1. Ketrampilan pembuatan media TIK kurang

  2. Siswa masih terpola dengan pembelajaran model konvensional (siswa diberikan materi presentasi oleh guru dan siswa mencatat)

  3. Motivasi belajar dan membaca siswa masih kurang sehingga belajarnya juga kurang

  4. Kesadaran dan motivasi guru untuk berprestasi/meraih prestasi masih kurang masih ada guru yang kurang mengoptimalkan waktu untuk pengembangan diri.

  5. Kurangnya penghargaan financial yang mampu meningkatkan motivasi guru

  6. Buku-buku perpustakaan masih kurang baik jenis maupun jumlahnya (buku yang dibutuhkan belum ada)

  7. Waktu luang membaca masih kurang karena waktu luang dipakai untuk menyelesaikan administrasi KBM

  8. Peralatan Laboratorium belum memadai//masih kurang memenuhi standart minimal pendidikan

3

A.

1.

B.

Kompetensi lulusan/ketercapaian KKM

Kompetensi Akademik

Rata-rata nilai rapor siswa diatas KKM 7.00 dan lulus KKM 100%
Kompetensi Non Akademik

Siswa dapat Melaksanakan shalat 5 waktu dengan baik (80%) dan benar

Siswa memiliki akhlak yang baik ( kesadaran 5 S, hormat dan patuh pada ortu dan guru

Memiliki ketrampilan leadership yang baik (dapat berpidato/kultum, membuat penelitian sederhana, membuat proyek sederhana)





  1. Rata-rata Nilai rapor siswa minimal 75.00 dan 100% diatas KKM

  2. Siswa dapat menjalankan shalat 5 waktu dengan bacaan yang tartil dan keterlaksanaan mencapai 80%

  3. Siswa melaksanakan 5 S dengan baik

  4. Siswa mampu melaksa-nakan kultum/pidato,

  5. membuat karya ilmiah/penelitian sederhana,

  6. siswa dapat membuat proyek sederhana terkait dg kewirausahaan




  1. 95% siswa telah mencapai KKM dan nilai rata-rata rapor sekolah 77.00, 5% siswa harus mengikuti perbaikan nilai rapor di smt genap minggu ke 1 dan ke 2.

  2. 90% siswa melaksanakan 5S dengan baik di sekolah namun dirumah dan lingkungan belum

  3. 97% siswa yang lulus dapat melakukan kultum/pidato

  4. 100% siswa melaksanakan shalat fardhu dan shalat duha serta sunah rawatib di sekolah namun hanya 10% siswa yang shalat di rumahnya sudah lengkap(kesadaran shalat belum melekat di hati siswa)






  1. Pemantauan belajar di rumah oleh ortu kurang.

  2. Pemantauan shalat siswa di rumah masih sangat kurang sehingga banyak siswa yang tidak shalat di rumah.

  3. Pemantauan oleh ortu sangat kurang, kurangnya pembelajaran qiroatil quran dari sekolah(KBM kurang optimal)

  4. Pembiasaan dan pemantauan pelaksanaan 5S di sekolah dan di rumah kurang, terutama dukungan orang tua untuk ikut memantau program 5S di rumah.

  5. 3% siswa kurang motivasi dan latihan kultum/pidato


4.
a.


b.

c.

d.



Pengembangan SDM(pendidik dan tenaga kependidikan)

Mendelegasikan guru pada Pelatihan/workshop yang diselenggarakan oleh pihak lain (luar sekolah) maupun oleh yayasan Al Muslim
Studi Banding guru/manajemen

Pelatihan kemampuan bahasa inggris guru dan manajemen

Meningkatakan kompetensi guru melalui kegiatan workshop, seminar, IHT, pengajian dll.

Peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan S2 dengan beasiswa maupun pemberian waktu kuliah



  1. Meningkatkan kemampuan professionalisme guru terutama KBM dan administrasi KBM

  2. Melatih dan meningkatkan kemampuan berbahasa inggris aktif

  3. Kemampuan professionalisme guru dalam KBM meningkat



  1. Beberapa guru disertakan dalam kegiatan seminar dan pelatihan di luar yayasan, dan pelatihan yang diselenggarakan oleh yayasan seluruh guru mengikuti dengan baik.

85% guru dapat melaksanakan KBM dengan baik, 15% guru perlu guru pamong atau pembinaan tentang optimalisasi pembelajaran di kelas dan pengayaan materi bidang studi


  1. Kegiatan studi banding manajemen ke MAN IC terlaksana




  1. Guru mengikuti Kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh yayasan di sekolah dan pendelegasian bagi guru berprestasi



  1. Program pendidikan lanjut (S2) bagi guru belum dapat terlaksana karena yayasan belum memberikan bantuan besiswa pendidikan maupun dispensasi waktu bagi yang akan melanjutkan.




  1. Kurangnya motivasi, penge-tahuan, pelatihan(workshop) mengenai KBM

Guru masih terpola dengan model/proses KBM konvensional, penguasaan materi belajar untuk pegembangan masih kurang

  1. Biaya kursus belum ada

  2. Kemauan/motivasi untuk menguasai/bisa berbahasa Inggris masih kurang

  3. Program yayasan untuk pelatihan bahasa inggris guru belum ada(masih dalam tahap rencana dan pendekatan)

  4. Kurangnya semangat (ghirah)guru/komitmen guru untuk melaksanakan hasil workshop dan pembelajaran yang baik.

  5. Kurangnya evaluasi dan monitoring pelaksanaan worksoop




5

a.


b.

c.


Sarana dan prasarana Belajar seperti;

Berupaya untuk meningkatkan/memenuhi pengadaan sarana sesuai SNP 9 standar nasional pendidikan)

Laboratorium MIPA, bahasa, perpustakaan

Perbaikan dan peningkatan mutu sarana prasarana kelas

Meningkatkan performen sekolah melalui kegiatan 3 K dan GE

(Kebersihan, keindahan, keamanan)




  1. Terpenuhi sarana-prasarana sekolah

  • Laboratorium MIPA

  • Lab. Bahasa

  • Kelas ber LCD dan ber AC

Minimal sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan

  1. Tercipta lingkungan sekolah yang bersih (sampah terpisah organik/anorganik)

Sekolah indah

Sekolah yang aman





  1. Telah ada penambahan bahan dan alat lab.setiap tahun dengan uang laboratorium/praktikum siswa

  2. Kelas telah dilengkapai AC dan LCD walaupun belum seluruhnya

  3. 75% siswa telah membuang sampah sesuai dengan tempatnya

Lingkungan sekolah dihijaukan

Siswa telah sadar menggunakan alas kaki/sandal ketika keluar lingkungan SMA

Kesadaran siswa untuk membuang sampah pada tempat yang telah tersedia masih terus harus ditingkatkan.


Kurangnya dana yang dialokasikan untuk penambahan sarana laboratorium
Kurangnya kesadaran/peranan semua komponen (wali kelas, guru, siswa) dalam memantau kebersihan lingkungan sekolah

Kurangnya kesadaran guru dalam kebersihan di kelas(mengingatkan kebersihan siswa saat sebelum dan sesudah belajar)
Sandal sering hilang karena sebagian siswa belum memiliki
Pemantauan dan sanksi yang kurang tegas dari seluruh guru/piket/wali kelas
Kurangnya komitmen yang kurang kuat dari guru/piket/wali kelas dalam menerapkan tata tertib

6

Pengelolaan pendidikan/sekolah

Menertibkan/merapihkan administrasi tata usaha :

  1. Administrasi surat

  2. Administrasi keuangan

  3. Administrasi pegawai

  4. Administrasi kurikulum : rapor, Ijazah, ledger, dll.

  5. Administrasi siswa (data siswa, buku induk, buku mutasi)

  6. Data alumni

  7. Data orang tua/wali

  8. Data PSB

  9. Administrasi barang/inventaris

Tercapai administrasi yang tertib dan rapih :

  1. Administrasi surat

  2. Administrasi keuangan

  3. Administrasi pegawai(buku induk pegawai)

  4. Administrasi kurikulum : rapor, Ijazah, ledger, dll.

  5. Administrasi siswa (data siswa, buku induk, buku mutasi)

  6. Membuat data alumni

  7. Data orang tua/wali

  8. Data PSB

  9. Administrasi barang/inventaris



  1. 95% administrasi surat rapih (buku keluar masuk surat, buku ekspedisi, dokumen surat) rapih

  2. 100% administrasi keuangan terdokumen dengan rapih

  3. 100% rapor, ijazah, terdokumen dengan baik

Ledger belum terdokumen dengan baik

  1. Buku induk dan buku mutasi lengkap

  2. Data alumni lengkap

  3. Data orang tua murid lengkap

  4. Data PSB lengkap

  5. Data inventaris belum lengkap



  1. Melengkapi data ledger pada tahun2 sebelumnya.

  2. Melengkapi Dokumen buku induk pada tahun2 sebelumya yang belum lengkap

  3. Masih banyak orang tua tidak menuliskan datanya saat PSB sehingga harus mengulangi lagi pendataan dari awal

  4. TU dalam Adminitrasi inventaris kurang tertib

7

Pembiayaan;

Mengoptimalkan peranan orang tua dalam membantu pemenuhan sarana prasarana seperti membantu pengadaan buku-buku perpustakaan.


Peran ortu siswa meningkat dalam membantu pemenuhan sarpras: penambahan buku dan sarana perpustakaan
FOM mampu menyelenggarakan kegiatan pendidikan seperti seminar dan pengajian rutin
FOM berperan dalam kegiatan sekolah seperti guest teacher

FOM Membantu pengadaan buku perpustakaan

FOM mengadakan seminar orang tua murid

FOM memberikan masukan dalam kegiatn sekolah

FOM turut mengisi kegiatan guest techer sekolah

FOM membantu pengadaan computer untuk internet di perpustakaan


  1. Kurangnya perhatian sebagian orang tua kepada sekolah

  2. Peran Pengurus FOM kurang optimal karena pengurus sangat sibuk dg kegiatan masing-masing




8

Penilaian/evaluasi pendidikan

Melengkapi administrasi penilaian (buku nilai, ledger)

Penyusunan perangkat evaluasi yang baik (soal dan kisi-kisi soal) berbasis kompetensi siswa

Mengoptimalkan program remedial dan pengayaan

Pemantauan nilai akademik siswa berprestasi untuk persiapan PMDK

Mengupayakan sistem evaluasi berbasis TIK

Pengadaan scanner untuk alat koreksi

Evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan setiap minggu, bulanan, tengah semester, akhir semester dan akhir tahun

Mengadakan program tindak lanjut evaluasi belajar berupa remedial dan pengayaan yang terstruktur


  1. Administrasi penilaian/ evaluasi yang lengkap :

  • Ledger

  • Buku nilai

  • Kumpulan soal dan kisi-kisinya

  • Bank soal ulangan harian, mid dan semester.




  1. Program remedial dan pengayaan berjalan dengan baik

  2. Nilai akademik siswa terpantau dengan baik




  1. Terpenuhi kebutuhan scanner untuk alat koreksi




  1. Proses KBM dan penyelenggaraan pendidikan semakin meningkat




  1. Memperbaiki kinerja dan proses KBM guru




  1. Penyelenggaraan remedial dan pengayaan berlangsung optimal



  1. Penilaian berbasis TIK (scanner)



  1. Pengolahan nilai dengan sistem/program komputer

  1. 95% administrasi penilaian terpenuhi

  • Ledger belum lengkap

  • 5 % guru belum membuat Kisi-kisi soal dengan lengkap




  1. Remidial berjalan lancar namun masih ada siswa belum melaksanakan remedial karena tidak hadir saat jadwal berlangsung




  1. Pemantauan nilai Berjalan dengan baik, namun siswa kurang peduli dengan prestasi nilai yang diperoleh




  1. Proses KBM 90% berlangsung secara optimal karena masih ada guru yang belum menguasai kompetensi pengajaran




  1. Remedial dan pengayaan berjalan dengan baik (95%) target tercapai




  1. Evaluasi berjalan dengan lancar, mingguan, bulanan, mid semester dan akhir semester

  2. Scanner nilai sudah tersedia namun dalam proses aplikasi di lapangan

  3. Pengolahan data nilai sudah dengan program komputer namun guru masih telat dalam input data




  1. Budaya Guru membuat soal tanpa kisi-kisi masih muncul pada guru-guru tertentu

  • Wali kelas kurang disiplin dalam membuat ledger

  • Waktu sangat sedikit




  1. Siswa malas dalam mengikuti program remedial dan pengayaan




  1. Kurang cepatnya laporan nilai harian dan nilai mid siswa kepada sekolah/manajemen sekolah




  1. Pemantauan oleh BP/BK tidak optimal karena guru lambat menyerahkan nilai




  1. Siswa masih kurang peduli kepada nilai yang dimiliki, baru setelah pengajuan PMDK mereka ribut melengkapi kekurangan.




  1. Kehadiran siswa remedial hari sabtu kurang, karena dukungan ortu masih kurang dalam mengingatkan siswa untuk menyelesaikan nilai

  2. Guru masih terlambat dalam melakukan input data nilai ualangan harian sehingga pemprograman tertunda/terhambat




9

A.

1.

2.

3.
4.

5.

6.

7.

8.

B.

Mengembangkan kompetensi siswa

Kompetensi Akademik :

KKM minimal 75.00

Program bimbingan untuk olimpiade MIPA, ekonomi, kebumian, Astronomi

Program bimbingan B. Inggris untuk lomba tingkat kabupaten dan propinsi serta tingkat nasional

Pemantauan nilai akademik untuk persiapan PMDK

Program pengayaan untuk persiapan PMDK

Program bimbel untuk persiapan UN dan SPMB

Meningkatkan minat baca dan minat belajar siswa dengan program wajib baca di perpustakaan

Pembentukan club bahasa inggris, KIR, fisika, kimia, biologi, matematika, astronomi, kebumian

Kompetensi non Akademik

Meningkatkan disiplin waktu, berpakaian

Meningkatkan kesadaran menjalankan ibadah shalat 5 waktu, shalat sunah duha, shalat sunah rawatib dengan bimbingan dan pemantauan oleh mentor dengan program shalat wajib berjamaah, sms berantai,, absen shalat, shalat duha, shalat rawatib dll.

Meningkatkan kesadaran menjalankan ibadah puasa

Meningkatkan kesadaran berinfaq melalui program santunan anak yatim

Meningkatkan kemampuan berkomunikasi melalui program kultum dan mutiara hadits

Meningkatkan prestasi di bidang olahraga : basket, fotsal, tenis meja, karate, seni (band), dll.

Program guest teacher

Program Qiyamullail untuk meningkatkan ketaqwaan dan akhlak serta disiplin siswa

Program Tahfidz

Program pembelajaran Qiroatil Quran untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Quran

Program Home stay untuk meningkatkan kemampuan leadership, kepekaan sosial, disiplin dll.

Program Bintal untuk meningkatkan kedisiplinan, kerjasama, kemandirian, akhlak, ketaqwaan dll

Program pelatihan kewirausahaan untuk melatih intrepreneur siswa

Program keputrian untuk meningkatkan imtaq dan akhlak siswi

Program LDK untuk meningkatkan kemampuan leadership dan organisasi siswa

Program Ekskul untuk meningkatkan kemampuan non akademik siswa (Basket, fotsal, karate, seni, B. Ingggris, dll)

Pembentukan Club basket, fotsal dan olah raga lainnya untuk meningkatkan prestasi olahraga




  1. KKM semua pelajaran minimal 75,00




  1. Bimbingan olimpiade berjalan optimal dan dapat meraih juara tingkat kabupaten dan menjadi duta tingkat propinsi




  1. Bimbingan B. Inggris berjalan optimal dan berprestasi di tingkat kabupaten dan propinsi




  1. Nilai akademik siswa yang potensial untuk PMDK selalu meningkat dan minimal 70,00

  2. Pengayaan materi belajar untuk persiapan PMDK berjalan optimal

  3. Bimbel UN dan SPMB berjalan optimal

  4. Siswa menyukai/gemar membaca buku

  5. Terbentuk beberapa club studi untuk meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa



  1. Siswa tepat waktu masuk kelas dan belajar

  2. Siswa rapi dalam berpakaian

  3. Siswa rajin dan tertib menjalankan shalat 5 waktu

  4. Siswa rajin dan tertib menjalankan shalat duha dan rawatib

  5. Siswa rajin dan tertib menjalankan puasa wajib

  6. Siswa semakin sadar berinfaq untuk anak yatim

  7. Siswa dapat melakukan kultum/pidato dengan baik

  8. Juara tingkat kabupaten

  9. Siswa memiliki tambahan pengetahuan tentang wirausaha, motivasi, pengetahuan profesi

  10. Siswa berakhlak baik dan terbiasa menjalan-kan shalat malam

  11. Hafal Juz ama

  12. Siswa dapat membaca Quran dengan tartil

  13. Peningkatan akhlak dan kemasyarakatan

  14. Peningkatan kemampuan intrepreneur

  15. Pengetahuan tentang kewanitaan meningkat dan akhlak semakin baik

  16. Siswa memiliki kemampuan leadership

  17. Program ekskul berjalan dg optimal sehingga dapat berprestasi

  18. Terbentuk club olahraga yang melakukan kegiatan latihan dengan optimal






  1. Pelajaran Bahasa, seni, agama, LS, akhlak dan sejarah KKM 75,00 sedangkan pelajaran lain 70,00

  2. Menjadi duta olimpiade Fisika dan Kimia di tingkat propinsi

Selanjutnya dalam proses

Pembinaan juga dilakukan oleh tim Insan cendekia Serpong


  1. Berhasil meraih prestasi tingkat kabupaten lomba debating dan speech contes di tingkat Jabodetabek dalam proses




  1. 90% siswa dan guru memanfaatkan perpustakaan sebagai media belajar

  2. Telah terbentuk club. B. Inggris, Basket, footsal



  1. 98% siswa masuk kelas dengan tepat waktu

  2. Pakian siswa lebih rapih sesuai dengan standar

  3. 98% siswa menjalankan shalat dengan tertib dan benar di sekolah

  4. 100% siswa menjalankan shalat duha dan rawatib

  5. 100% siswa melaksanakan ibadah puasa.

  6. Infaq diperuntukkan untuk membantu anak yatim saat buka puasa bersama (memiliki 10 anak asuh yatim)

  7. 98% siswa mampu melakukan kultum namun perlu ditingkatkan kualitasnya

  8. Akhlak siswa semakin baik

  9. Tahfidz siswa sampai 70% juz ama

  10. 95% siswa dapat membaca Quran dengan metode Qiroatil Quran

  11. Kemampuan leadership siswa semakin meningkat :presentasi, intrepreneur, mengelola kegiatan siswa, dll, tetapi masih perlu ditingkatkan lagi

  12. Siswa mampu mengelola event seminar orang tua, lomba-lomba seperti B. Inggris, olahraga dll.






  1. Sebagian siswa inputnya rendah jadi sulit mencapai KKM

  2. Pembinaan yang kurang optimal dan Pembina belum berpengalaman dalam menangani olimpiade tingkat nasional,

Pembinaan dari kabupaten kurang optimal

  1. Motivasi siswa untuk selalu meningkatkan prestasi nilai untuk PMDK kurang

  2. Persiapan SPMB kurang (bimbingan dari sekolah untuk SPMB sangat sedikit, tersita untuk persiapan UN)

  3. Kurangnya buku dan perpstakaan kurang menarik

  4. Waktu pembinaan sangat kurang karena waktu belajar sampai sore sehingga anak sudah lelah


  1. Kadang guru kurang tegas menindak anak yang telat

  2. Kurangnya pengamatan dan partisipasi dari seluruh guru dalam menegakkan aturan

  3. Pemantauan shalat di rumah oleh orang tua kurang (orang tua kurang peduli)

  4. Siswa masih lalai melaksanakan shalat duha di rumah/saat libur

  5. Pengaruh lingkungan dan kurang kuatnya keimanan siswa

  6. Pembinaan kultum dan pelatihan kurang optimal

  7. Adanya perbedaan pembinanan karakter/akhlak siswa di rumah dg di sekolah

  8. Waktu pembinaan tahfidz kurang dan kurang intensif

  9. Waktu pembinaan Qiroati kurang intensif

  10. Yayasan dan sekolah kurang laluasa dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk dapat mengorganisir kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah dan yayasan

10

Optimalisasi Dukungan Eksternal

Pembentukan FOM

Meningkatkan peranan FOM dalam program sekolah





  1. Mengoptimalkan peranan orang tua dalam mendukung kegiatan sekolah seperti Guest techer, studi lapang, dll

  2. Menjalin kerjasama dengan lembaga kursus BBC, Musik,dll


Orang tua berperan dalam program guest techer yang diselenggarakan sekolah, memberikan saran dan membantu pengadaan buku perpustakaan, pengadaan computer untuk internet perpustakaan

Mengadakan seminar, membantu biaya lomba siswa, dll.
Bekerjasama dengan BBC, CHIK (musik), Karate, Club-club bola dalam pembinaan ekskul siswa



Sebagian orang tua masih kurang peduli dengan sekolah

Waktu pembinaan dari orang tua terbatas pada malam hari karena sibuk di pekerjaan

Koordinasi dan penilaian ekskul dari lembaga luar yang kurang optimal, sehingga siswa kurang terkontrol dalam melaksanakan ekskul

11

Input/PSB

Meningkatkan jumlah pendaftar dan jumlah siswa

Meningkatkan kualitas input





  1. Memperoleh 3 kelas penuh (90 siswa)

  2. Jumlah pendaftar dan yang diterima 1 : 1,5

  3. Nilai minimum tes 4,00





Siswa baru mencapai 90 siswa

Jumlah pendaftar 164 siswa
Nilai minimal 4,00


System promosi yang kurang baik

Kurangnya Sistem yang dapat mengikat alumni SMP al muslim untuk masuk ke SMA al muslim,

Tidak ada program beasiswa yang mampu menarik perhatian bagi siswa potensial baik akademik maupun non akademik untuk masuk ke sma al muslim

12

PROGRAM-PROGRAM KEGIATAN SEKOLAH













  1. Orientasi Siswa Baru (MOS dan MOK)

Mengenalkan kampus dan cara belajar kepada siswa baru

Siswa siap untuk mengikuti seluruh proses belajar di sekolah

Plot waktu kurang sehingga bobot materi yang diberikan berkurang

Acara MOK masih ada nuansa perpeloncoan oleh adanya campur tangan alumni




  1. Peringatan HUT RI

Meningkatkan rasa kebangsaan dan kebersamaan

Berjalan dengan baik dan siswa cukup kreatif dalam mengemas dan mengisi acara






  1. Buka puasa bersama dan santunan anak yatim serta Qiyamullail

Meningkatkan kemimanan ketaqwaan kepada Allah, meningkatkan solidaritas kepada anak yatim dan fakir miskin

Berjalan dengan baik, namun beberapa siswa tidak ikut karena ijin orang tua(keperluan keluarga) sehingga hasilnya tidak maksimal ke semua siswa

Beberapa Orang tua murid kurang mempedulikan kegiatan sekolah tapi lebih mementingkan hal lain diluar kegiatan sekolah untuk anaknya.




  1. Guest Teacher

Meningkatkan pengetahuan dan pengalaman baru bagi siswa

Belangsung dengan baik namun ada guest teacher yang tidak sesuai dengan rencana awal dikarenakan pembicara tidak bisa atau kekurangan dana untuk mengundangnya

Keterbatasan biaya dan waktu pembicara untuk bisa hadir ke SMA Al Muslim




  1. Akreditasi sekolah

Memperoleh nilai A min 85

Berlangsung dengan baik dan memperoleh nilai Amat baik(97,13)

Pembiayaan yang kurang

Administrasi dan sarana prasarana sekolah yang kurang lengkap harus harus disiapkan minimal untuk waktu 5 tahun















  1   2   3

Share ing jaringan sosial


Similar:

Topik Layanan : Memilih Program Penjurusan di sma

X pada pojok kanan atas, kemudian muncul kotak dialog berikut : Klik...

Mata kuliah ini dirancang bagi mahasiswa S1 program studi Pendidikan...

Perawat Muslim

Kontribusi Ilmuwan Muslim di Bidang Matematika

Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi

Rancangan tahunan bahasa melayu tahun 4

Rancangan tahunan bahasa melayu – sk tahun empat

Rancangan tahunan bahasa melayu – sk tahun empat

Instrumen evaluasi diri sekolah (eds) kinerja sekolah

Astronomi


Nalika Nyalin materi nyedhiyani link © 2000-2017
kontak
a.kabeh-ngerti.com
.. Home